Wagub Demiz: Pemutaran Film G30S/PKI Harus Lihat Batasan Usia

24092017_Film-G-30-S

Poster Film G 30 S PK. (PPFN).

Bandung, Polanusa – Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar tidak mempermasalahkan terkait wacana pemutaran kembali film Gerakan 30 September/Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI)‎. Menurutnya tak ada masalah dalam konten pada film tersebut, namun Ia meminta film G30S/PKI dibatasi untuk usia tertentu.

“Gak apa-apa, emangnya kenapa? Ada apa dengan itu (G30S/PKI). Yang tidak boleh adalah film tadi di liat kembali untuk usia berapa‎, karena kan ada tindakan-tindakan yang sadis dan kejam,” kata Deddy ditemui di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu (23/09/2017).

Pria yang akrab disapa Demiz itu melanjutkan, untuk adegan-adegan sadis dalam film tersebut, itu yang harus jadi pertimbangan dari Lembaga Sensor Film (LSF). Sebab jika menilik sutradara film G30S/PKI, kata dia, adalah orang berintegritas tinggi.

“‎Nah barangkali LSF nya, tentang konten nya gak ada masalah. Dan Arifin C Noer adalah sutradara yang memiliki integritas. Dia bisa dipertanggungjawabkan karyanya,” kata dia.

Menurutnya, pemutaran kembali film G30S/PKI sesuai dengan apa yang dikatakan Presiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno tentang Jangan Sekali Melupakan Sejarah (Jas Merah). Dan jika ada yang menolak, Demiz mempertanyakan atas dasar apa film tersebut ditolak.

“Tanya kenapa ditolak, kenapa menolak‎. Untuk melupakan PKI? Ya PKI begitu sejarahnya, masa dilupakan sejarahnya. Bung Karno bilang Jas Merah,” kata dia.

Ia juga tidak mempersoalkan jika nantinya ada pihak-pihak tertentu yang mencoba membuat atau pun memutar film lain sebagai tandingan dari sejarah G30S/PKI. Namun, Demiz meminta film tandingan tersebut dibuat berdasarkan fakta sejarah yang ada.

“‎Kalau mau bikin lagi, bikin lagi silakan. Bisa juga dipertentangkan, siapa ahli sejarahnya. Silakan membuat film dengan penafsiran dari sisi lain, tapi jangan salahkan G30S/PKI, film nya ini,” kata dia.

***Iman Mulyono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *