Empat Partai Bertemu, Bentuk Poros Baru Jabar

Ki-ka : Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Ahmad Najib, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Mulyadi, Ketua DPD Partai Demokrat Iwan Sulanjana, dan Sekretaris DPW PPP Pepep Saeful Hidayat. (Polanusa/Iman Mulyono).

Bandung, Polanusa – Beberapa pimpinan partai di Jawa Barat, yakni dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar pertemuan guna membahas mengenai sinergitas diantara empat partai tersebut yang kini mengklaim sebagai Poros baru Jawa Barat.

Dalam pertemuan tersebut hadir secara langsung Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Mulyadi, Ketua DPD Partai Demokrat Iwan Sulanjana, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Ahmad Najib, dan Perwakilan dari DPW PPP‎.

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Mulyadi mengatakan, pihaknya sengaja mendatangkan pimpinan dari partai-partai tersebut sebagai upaya agar proses demokrasi yang akan digelar dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Jawa Barat berjalan kondusif.

“Sengaja kami mengundang rekan-rekan yang disebut dengan poros baru ke kantor DPD Gerindra Jawa Barat hari ini sebagai upaya bagaimana ketua-ketua partai yang tergabung dalam poros baru ini, betul-betul proses demokrasi di Jawa Barat berjalan dengan kondusif,” kata Mulyadi usai pertemuan di Kantor DPD Gerindra Jawa Barat, Jalan Suci, Kota Bandung, Rabu (11/10/2017)

Dikatakan Mulyadi dengan adanya pertemuan tersebut, pihaknya juga menginginkan adanya hasil dari proses Pilkada Jawa Barat nantinya adalah hasil yang memiliki kualitas dan bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat sebagai peserta pesta demokrasi.

“Pertemuan hari ini kami menegaskan, sikap poros baru yang pertama menegaskan komitmen untuk tetap bersama-sama dalam proses suksesi Pilkada baik di 16 Kabupaten/Kota maupun di Pilgub. Ini penting ditegaskan untuk bagian daripada upaya kami mencari yang terbaik,” kata dia.

Mulyadi mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut juga membahas bagaimana partai-partai yang tergabung dalam poros baru Jawa Barat tersebut mampu menciptakan formulasi yang baik untuk meningkatkan marwah partai di daerah. Hal tersebut dikarenakan partai di daerah lebih mengetahui kondisional‎ nyata masyarakat.

“Karena partai di daerah lah yang tau kondisi real di masyarakat. Untuk itu upaya-upaya kami untuk mengedepankan kerja-kerja partai di daerah menjadi bagian penting yang akan kami laporkan ke pusat,” kata dia.

***Iman Mulyono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *