Tim Dokter RSHS Selesai Operasi Plastik pada Rachel Herliani

Dokter Rani Septriana. (Foto : Iman Mulyono/Polanusa).

Bandung, Polanusa – Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) melakukan operasi plastik terhadap Rachel Herliani (11), seorang anak yang wajahnya diduga dicelupkan nenek tirinya ke dalam wajan berisi minyak panas. Selesai melakukan operasi, tim dokter RSHS membawa Rachel ke ruang pemulihan untuk selanjutnya menjalani perawatan intensif.

Dokter Penanggung Jawab Pasien RSHS Bandung, Rani Septriana mengatakan, usai menjalani operasi, pihaknya langsung melakukan pembersihan dan mengganti balutan di wajah Rachel. Menurutnya, kondisi wajah Rachel saat ini lumayan membaik dengan tumbuhnya sel kulit baru.

“Alhamdulillah progresnya baik sekali. Jadi sebagian lukanya, sekitar 60% dari lukanya justru udah tumbuh sel kulit baru. Cuma tinggal sedikit yang masih jelek,” kata Rani di RSHS, Jalan Pasteur, Kota Bandung, Kamis (12/10/2017).

Rani mengatakan, pihaknya tidak dapat menjanjikan wajah Rachel pasca pemulihan akan kembali 100 persen pada kondisi semula lantaran selain mengalami luka luar, wajah bocah tersebut juga mengalami luka dalam.

Meski begitu, pihaknya akan terus berupaya semaksimal mungkin agar wajah Rachel setidaknya kembali pulih dan bisa mendekati seperti kondisi semula, meski tidak bisa kembali 100 persen.

“Gak bisa janji. 100% mah tetep gak mungkin‎ bisa 100% tapi bekasnya pun mungkin samar banget nanti. Kita kan tunggu sampai ada penyembuhan luka itu,” kata dia.

Selain itu, pihaknya juga belum dapat memastikan berapa kali waktu yang dibutuhkan untuk proses operasi lanjutan. Hal tersebut, kata Rani, bergantung pada perkembangan penyembuhan dalam tahap pemulihan.

“Saya mah gak bisa pastikan. Mudah-mudahan kalau progresnya baik sekali mah paling sekali lagi tapi gak tau. Saya gak bisa janji cuma sekali lah,” kata dia.

Rani mengungkapkan, pihaknya tidak mengalami kendala yang sulit selama dalam proses operasi wajah Rachel. Menurutnya, bocah kelas 5 SD tersebut cukup baik dan tidak memiliki trauma yang berlebih.

***Iman Mulyono.

< Selamat Hari-Santri-Nasional_PKB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *