Kinerja Aparatur Birokrasi – ASN Tingkatkan Kualitas Pelayanan Masyarakat

Sekretaris Balilatfo, Jajang Abdullah, S. Pd, M.Si, (kiri) didampingi Kabag. Kepegawaian dan Umum, Lalu Samsul Hakim pada Forum Komunikasi Kepegawaian di Lingkungan Balilatfo Kemendesa, PDTT . | foto dok. Balilatfo

Jakarta, Polanusa.com —Peningkatan pelayanan birokrasi terhadap masyarakat merupakan kenyataan yang perlu segera direalisasikan. Hal ini jelas menuntut peningkatan motivasi kinerja Aparatur Sipil Negara (selanjutnya ASN-red) yang lebih professional terhadap kualitas  maupun kuantitasnya dalam birokrasi.

Demikian, Sekertaris BALILATFO Kementerian Desa, PDT & Transmigrasi,  Jajang Abdullah, M.Si, kepada polanusa.com ketika dihubungi melalui telephone selulernya (Kamis, 24/5).

ASN sebagai pegawai Negara dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam bekerja, memiliki motivasi tinggi, disiplin dan bekerja lebih efektif efisien dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya terhadap pelayanan kepentingan masyarakat.

“Hal ini sesuai hasil kajian Forum Komunikasi Kepegawaian dalam Rangka Peningkatan Motivasi Kinerja ASN di lingkungan Balilatfo, Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi pekan lalu di Bali”, tandasnya.

Kini, lanjut Jajang Abdullah, M.Si, sesuai perintah presiden aparat birokrasi harus dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat yang praktis dari teknis atau administrai, cepat dan tepat – waktu maupun sasarannya.

“karena itu, motivasi kinerja ASN di lingkungan Balilatfo perlu ditingkatkan kualitas dan motivasi birokrasi menghadapi perubahan lingkungan internal maupun eksternal yang dinamis dalam pelayanan kepentingan masyarakat, terutama menyikapi perkembangan teknologi kekinian”, terang Jajang Abdullah, M.Si.

ASN di lingkungan Balilatfo sebagai penyelenggara pelayanan masyarakat memiliki tanggung jawab merumuskan langkah strategis dan kreatif untuk merealisasikan  kesejahteraan masyarakat DESA khususnya secara adil, demokratis dan bermartabat.

Peserta Kegiatan Forum Komunikasi Kepegawaian di Lingkungan Balilatfo Kemendesa, PDTT . | foto dok. Balilatfo.

“penguatan manajemen sumber daya aparatur birokrasi di lingkungan Balilatfo kementerian DESA, PDT dan Transmigrasi menjadi tantangan terhadap peningkatan pelayanan publik. Pembangunan kapasitas (capacity building) SDM menjadi hal yang mutlak harus berjalan dengan baik”, ujar Sekretaris Balilatfo yang akrab dipangil pa Jajang sambil tersenyum.

Kesuksesan hasil guna suatu  organisasi seperti Balilatfo, dapat dilihat pada salah satu aspek kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, berbagai motivasi dan peningkatan kinerja melalui pendidikan dan pelatihan, ASN diharapkan memiliki semangat kerja, budaya dan etos kerja, serta motivasi tinggi yang konsisten bagi kepentingan masyarakat luas.

“motivasi dan komitmen dasar semangat kerja yang tinggi dalam melayani masyarakat akan menciptakan tatanan good governance yang diharapkan. Melalui kesadaran ASN yang mempunyai etos kerja akan menghasilkan kinerja yang baik dan akan mencetak ASN yang professional”, tandasnya kepada polanusa.com.

Motivasi ditandai dengan adanya responsibilitity filling (rasa tanggungjawab-red) terhadap tujuan dari pekerjaan yang terkait dengan kebutuhan. Kinerja dimaknai sebagai perwujudan kerja yang kemudian dibaca sebagai dasar penilaian.

“oleh sebab itu, kinerja seorang ASN yang baik merupakan syarat tercapainya tujuan organisasi sehingga perlu ditingkatkan motivasinya”, jelas Jajang Abdullah, M.Si menutup  pembicaraan karena akan mengikuti undangan rapat Penelitian Atas Usulan Revisi Anggaran Balilatfo di Sekretariat Jenderal Kemendes, PDTT.

***Ank’s46.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *